Showing posts with label keperibadian Allah. Show all posts
Showing posts with label keperibadian Allah. Show all posts

Thursday, April 30, 2009

"Al-Malik"

"Maka MahaTinggi Allah,Raja Yang Sebenarnya;...
(QS.al-Mukminun:116)

Al-Malik berarti "Dia yang merdeka ,kerana sifat-sifat-Nya sendiri,dari bergantung kepada siapapun, sedangkan segala yang ada bergantung kepada-Nya." Segala yang ada tidak mungkin berbuat apa-apa tanpa Dia. Segala yang ada semuanya kerana Dia. Segala sesuatu adalah milik Allah.
Kata al-malik terdapat didalam ayat: "Yang menguasai hari pembalasan."(QSal-Fatihah:4). "Di tempat yang disenangi di sisi Tuhan yang Berkuasa."(QS.al-Qamar:55). "Katakanlah:"Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan."(QS.Ali 'Imran:26). "Maka Maha suci (Allah) yang ditangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu."(QS Yasin:83).
Di Antara sifat-sifat Allah SWT, kata al-Malik adalah berdiri sendiri, sedangkan kata malik selalu menjadi tambahan kata-kata lain, contohnya "Maliki yawmid-din "(Penguasa hari pembalasan). Kerana itu sifat pertama ini harus lebih ditinggikan(di agungkan).

Wednesday, April 29, 2009

"ar-Rahim"

Allah Maha Terpuji lagi Mahasuci berfirman,"Kabarkan kepada hamba-hamba Ku bahwa sesungguhnya Aku-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."(QS.al-Hijr:49)
Ar-Rahim berasal dari rahmah (rahmat/penyayang). Rahmat mengandungi erti bahwa orang yang menerima rahmat selamat dari mudhorat dan kerugian, mendapat petunjuk, mendapat ampunan dan keyakinannya jadi kuat. Ar-Rahim, yaitu yang memberikan rahmat, menunjukkan kebaikkan yang paling tinggi tingkatannya. Ia merupakan bentuk turunan tertinggi dari rahmah. "Dia-lah yang memberikan rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu),supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang), Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman."(QS al-Ahzab:43)
Ar-Rahim adalah dia yang memberikan rahmat yang tak terhingga. Ada yang mengatakan, bahwa kita ini berasal dari perkataan rahim,dan kita sudah sama tahu bahwa kata dasarnya adalah rahmah, yaitu rahnat dari Allah. sesungguhnya rahmatnya tak terhingga dan tak akan habis. Rasullullah saw bersabda:"Orang yang tidak memiliki rasa sayang kepada orang lain, maka dia tidak akan memiliki Kasih Sayang Allah. Beliau saw juga bersabda, "Orang yang tidak menghormati orang yang lebih tua,juga tidak memperlihatkan kasih sayang kepada orang yang lebih muda, juga tidak menjaga hak orang berilmu, maka dia sesungguhnya tidak termasuk golongan kami. Rasa kasih sayang yang dimiliki hamba Allah merupakan jalan yang pasti untuk mendapatkan rahmat Allah." Rasullullah saw bersabda," bersikaplah belaskasih kepada penghuni bumi, sehingga penghuni langit menunjukkan belaskasih mereka kepadamu."

"ar-Rahman"


Allah SWT berfirman "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi kecuali akan datang pada Tuhan yang Maha Pemurah sebagai seorang hamba".(QS Maryam:93)

Ar-Rahman ar-Rahim adalah dua sifat Allah yang mengingatkan manusia akan rahmat-Nya bahwa kebaikkan-Nya untuk siapapun yang dikehendaki-Nya, sehingga kebaikan dan rahmat-Nya menghalang keburukkan menimpanya.
Ar-Rahman dan ar-Rahim merupakan dua sifat Allah yang saling beriringan. Sifat yang satu membawa makna rahmat di banding yang lain. Ar-Rahman merupakan sifat yang khusus dan sesuai hanya untuk Allah. Selain Dia tidak dapat disebut dengan (kata) nama ini. Sedangkan ar-Rahim boleh juga untuk manusia. Manusia boleh di panggil dengan rahim(baik hati/murah hati), tetapi manusia tidak boleh disebut rahman. "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (QS al-Fatihah:1) "Tuhan yang maha Pemurah,yang bersemayam di atas arsy. (QS. Taha:5).
Ar-Rahman merupakan sifat yang menunjukkan bahwa yang dapat memberikan rahmat hanyalah Dia sahaja. Dia yang menurunkan rahmat,tak ada rahmat lain selain rahmat-Nya, dan apa yang menyamai atau menyerupai rahmat-Nya tidak ada sama sekali. Meskipun berasal dari rahmat, namun ar-Rahman adalah nama dan sekaligus sifat. Keduanya tidak saling bertentangan.
Yang lazim diketahui adalah, bahwa rahmat berarti keinginan atau kekuatan kemahuan untuk memberikan kebaikkan kepada sesuatu yang darjatnya jauh berada dibawah status pemberi.


Tuesday, April 28, 2009

Antara Pengakuan dan Fakta

Segala puji yang selayaknya hanya untuk-Nya Tuhan penguasa alam semesta, Shalawat dan salam untuk kekasih-Nya Nabi Muhammad saw serta keluarganya yang suci,pelita ummat pembimbing kejalan yang lurus dan diredhoi yang membawa umat ke Syurga-Nya. Allah Dialah Tuhan yang menciptakan alam semesta beserta isinya dan yang menciptakan Syurga dan Neraka yang menghidupkan dan mematikan dan yang tidak ada kezaliman disisi-Nya dan yang kekal kerajaannya.

Hanya kepada-Nya nama "Allah" tidak kepada selain-Nya. Sesuatu yang menyerupai dan menyamai nama ini dianggap sebagai kata sifat yang menggambarkan nama ini, sedangkan nama ini tetap nama yang menunjukkan Tuhan yang Mahabenar. Nama ini mengandungi semua sifat-sifatNya,dan keberadaan nama ini tidak perlu lahir dari yang lain,sedangkan sifat-sifat lain dapat dimengerti bila menjadi tambahan bagi nama ini. "Allah" hanya tertentu untuk Dia sahaja, tidak dapat digunapakaikan untuk selain Dia. "Allah" Dia adalah yang wujudnya abadi, Yang menciptakan keberadaan ini, Yang memelihara dan keberadaan ini.
Cukupkah kita mengenal Allah SWT melalui satu fahaman agama,satu aliran tarekat,ataukah kita ingin Allah terus kepada-Nya ?
Bagaimanakah kita ingin kembali berjumpa dengan-Nya ?
Semua dari-Nya dan akan kembali kepada-Nya !

"Inilah Aku (Allah) telah mendekat kepadamu, dan Aku terus-menerus mendekat padamu. Maka hadirkan kalbumu, kuatkan jiwamu, kukuhkan ikatanmu, dan berdirilah seperti berdirinya orang yang perkasa.
Sesungguhnya tidaklah patut untuk mendebat-Ku kecuali yang dapat menciptakan raungan di mulut singa, kicauan diparuh burung ,tali kekang di mulut ular, menimbang berat angin dan mengukur cahaya matahari.

Dimanakah kamu berada pada hari Aku menciptakan bumi ?
Apakah kamu mengetahui apa yang pada sudut-sudutnya ?
Ataukah pada apakah Aku letakkan sisi-sisinya ?
Apakah dengan ketaatan mu air itu memikul bumi ?
Ataukah dengan ketetapamu bumi menjadi penutup air ?
Dimanakah kamu pada hari Aku mengangkat langit di udara tampa penyangga ?
Apakah kekuasaanmu yang menahan ombak laut dari tepian ?
Ataukah kekuasaanmu yang membuka pintu rahim ketika telah sampai masa melahirkan ?
Dimanakah kamu pada hari Aku mencurahkan air dari langit ke tanah dan Aku tegakkan gunung-gunung yang tinggi ?
Apakah tanganmu sanggup memikulnya,ataukah kamu tahu berapa beratnya ?
Apakah kebijaksanaanmu sanggup mengira titisan hujan ?
Ataukah kamu yang mendatangkan rezeki ?